Waktu itu aku masih kerja di sebuah pabrik sepatu di Serang, Banten.
Tahun 2017, aku kenal Miss Merry lewat buku "Mimpi Sejuta Dollar" yang kubeli di pinggir jalan. Ya, itu bukan buku ori, he.. Maafkan aku ya Miss..
Ceritanya luar biasa hebat. Perjalanan hidupnya luar biasa tak biasa. Aku pun coba buka websitenya Miss Merry yang tercantum di buku tersebut.
Dan tepat saat kubuka, ada sebuah iklan tentang seminar IIC (Inspire Indonesia Conference). Biayanya waktu itu berapa ya. Aku lupa. Kucoba untuk menghubungi nomor yang tercantum di iklan tersebut. Aku dijelaskan untuk memilih beberapa pilihan. Ada biasa, silver, gold, atau VIP. Itu adalah reservasi tempat duduk dan semakin depan semakin tinggi biayanya.
Nggak mau tanggung-tanggung, aku pun memilih tempat duduk VIP dengan biaya paling mahal.Langsung melakukan transfer saat itu juga.
Aku yakin aja itu bukan tipu-tipu padahal baru pertama kalinya ikut seminar.
Padahal di saat itu aku tidak tahu nanti berangkat ke lokasi bagaimana. Juga tidak pernah ke Jakarta sendirian. Dan dengan siapa nanti pergi ke sana. Nekat...
Acara dimulai hari minggu pagi jam 8. Dan aku mencari cara gimana bisa berangkat ke sana tanpa nginep soalnya tak ada temen yang rumahnya Jakarta. Berbekal tanya sana sini, akhirnya aku nekat berangkat jam 1 pagi dari Serang, Banten.
Pagi-pagi jam 1 aku dibangunkan alarm hp kesayangan. Masih ngantuk sih sebenernya. Tapi kupaksa diriku untuk sesuatu yang nekat dan nggak pasti. Kenapa bisa se nekat itu, karena lebaran tahun 2017 adalah waktu terakhirku bekerja di Serang, dan setelah itu aku ingin mencari kerja di tempat kelahiran. Otomatis, itu adalah waktu terakhirku bisa tinggal lama dan jalan-jalan di Jakarta. Dan, aku ingin untuk sekali saja bisa memberanikan diri gimana caranya agar bisa bertemu Miss Merry Riana. Salah satu mimpiku dari dulu. Dan ini adalah sebuah jalan yang tak mau aku sia-siakan. Dalam hatiku berkecamuk. Apakah nanti bener" bisa sampai tempat tujuan dengan selamat, apakah aku bener-bener akan nekat kali ini sendirian ke Jakarta tanpa teman dan nggak tau alamat tempat yang dituju. Rencananya sih dari Serang naik angkut turun terminal Pakupatan, langsung naik bis jurusan Jakarta. Sampe Jakarta nanti tanya alamat lagi. Pokoknya itu rencanaku dengan modal nekat.
Temenku ada yang bilang "kamu gila ya." Aku cuma menjawab dalam hati bukan gila, tapi nekat yang hampir gila. He..
Aku tinggal di mess pabrik. Dan saat keluar mess pasti melewati satpam mess dan satpam pusat.
Pagi-pagi jam 1 masih gelap gulita, aku dengan perasaan tentu saja takut tak ada orang yang lewat disekitar mess dan dalam pabrik. Semua orang pada tidur. Aku hanya berharap semoga aku tidak dianggap sebagai hantu di malam hari oleh orang yang nanti lewat. Haha... Lho bukannya kebalik... He...
Sampe di satpam pusat, sebenernya aku udah menduga sih akan ditahan dan ditanyain ini itu. Secara emang aneh sih jam 1 pagi seorang cewek sendirian bukannya tidur cantik di dalam kamar yang hangat dan menikmati weekend, malah menerobos malam. Dari mulai ditanyain mau kemana, sama siapa. Untuk menjauhi yang tidak diinginkan, aku pun bilang mau ikut seminar di jakarta sama temen dan janjian di terminal. Dalam hatiku memberontak kesal, "nggak tau ya aku ini lagi buru-buru."
Tapi malah bapak-bapak satpam nya bilang, bis di terminal baru mulai beroperasi jam 5 pagi.
Oh No! Dalam hati aku langsung down, nggak bakal cukup waktunya kalo gitu.. Aku coba tetep kekeuh serius dalam mencari jalan. Dan bapak-bapak satpam mungkin menyadari bahwa wajahku serius berfikir dan terlihat bahwa acara yang aku akan hadiri memang sangat penting. Tiba-tiba bapak satpam menawari pilihan agar aku bisa bareng temennya yang akan ke Jakarta pagi itu. Jujur agak takut, sama laki-laki dewasa sendirian di dalam mobil dan perjalanan ke Jakarta juga beberapa jam. Mrinding.. Tapi bapak satpam mencoba meyakinkanku untuk tenang saja dan tidak akan terjadi apa-apa.
Dalam hati yang masih nekat, aku akhirnya menerima tawarannya.
Aku diantar oleh seorang bapak satu anak di dalam mobil 'Avanza' menuju jakarta. Kami sama-sama duduk di depan. Jujur masih merasa canggung dan agak takut, aku pun selalu berdoa dalam hati.
Menyadari suasana kaku diantara kami, beliaupun membuka percakapan.
Beliau mulai bercerita tentang dirinya yang ternyata kerjaannya di pabrik kami adalah pengawas untuk ekspor produk. Pengalamannya sunggung banyak. Beliau mulai bekerja dari kerjaan yang kasar sekalipun. Sungguh pengalaman yang patut ditiru akan semangatnya untuk terus berjuang. Bukankah kita bisa memperoleh ilmu dari siapa saja dan dimana saja. Suasana kami agak mulai mencair walau aku tetep agak takut. Tapi aku bersyukur mengenal beliau dan berbagi cerita tentang pengalaman hidup kami satu sama lain. Beliau juga bertanya segala hal tentang ku. Di dalam mobil itu, di fajar hari, aku melewati hiruk pikuknya kota metropolitan. Kota jakarta yang penuh lampu dan gedung pencakar langit. Subhanallah... Sungguh aku ingin menangis terharu bahwa nekatku bisa mengantarkanku di jakarta dengan jalan yang tidak di sangka-sangka. Waktupun tak terasa, sampailah di J-Expo (Jakarta-Expo). Akhir pertemuan kami, aku diberikan wejangan hidup layaknya bapak sama anak. Akupun dimintai no.hp oleh beliau. Agak takut sebenernya, tapi untuk membalas jasa bapak itu yang nggak mau dibayar atas tumpangan gratisku, aku pun memberikan no. ku kepadanya. Dan ucapan terimakasih tentunya.
Baru jam 5 sampai di J-Expo dan masih banyak waktu bebas. Akupun mencari mushola disekitar situ. Dengan berbekal tanya sana sini, ternyata mushola nya jauh banget dari situ. Akupun berjalan kaki melewati gedung-gedung besar dan jalanan yang mulai ramai karena sudah mau pagi.
Udara pagi kota Jakarta, burung-burung mulai menjalani aktifitasnya, terbang berkelompok dan ada juga yang satu satu. Suara merdu burung, dibarengi dengan suara kendaraan yang mulai beroperasi di kota Jakarta.
Suasana yang asing bagiku dan membuat ku tersenyum saking senangnya. Maklum, bermodal nekat tapi bisa jadi nyata :)
Setelah sholat, aku pun tanya tentang MGK, tempat untuk seminarnya Miss Merry nanti. Kata ibu penjual nasi kucing, ternyata masih agak jauh dari J-Expo.
"Apakah ada angkot untuk sampai sana" tanyaku lagi dan ternyata tidak ada. Aku diberikan saran untuk naik Gojek saja. Tapi ku bilang tidak punya aplikasinya.
Disaat itu ada bapak gojek menurunkan penumpangnya tepat di sekitar aku berdiri. Langsung saja ku samperin.
"Pak, bisa ke MGK Kemayoran? Tapi saya nggak punya aplikasi gojek"
"Iya neng nggak pa-pa. Ayo."
Disitu aku bersyukur banget. Dan pertama kalinya naik gojek. He.. Ndeso banget ya..
Akhirnya... Akhirnya aku sampe depan MGK hampir jam 6 pagi. Dan acaranya masih lama.... Sebentar lagi aku akan lihat Miss Merry langsung dan seneng banget..... Hehe.. Oke, bener-bener ndeso ya.....
Saat itu aku laper banget dan pengen sarapan. Tapi disekitar situ nggak ada yang jual nasi pecel lele pinggir jalan atau apapun.
Tapi dideket situ ada SevenEleven, salah satu supermarket buatan Thailand. Dulu masih ada ya, tapi tahun tahun ini memang sudah jarang kita temui di Indonesia. Nah, di Seven Eleven aku nyari sesuatu yang mengenyangkan. Ketemulah sama nasi kepel berasa ayam yang dijual tapi dalam bentuk beku. Jadi belinya nunggu di panasin dulu. Dan rasanya duh enak banget... Serius. Sayang banget ya Seven Eleven udah bangkrut padahal pengen beli lagi... Jadilah aku nggak laper lagi..
Enak-enak makan dan duduk di bangku depan Seven Eleven, tiba-tiba aku dipanggil seseorang yang nggak ku kenal. Ternyata eh ternyata dia miss komunikasi sama aku. Dia adalah salah satu panitia untuk acara miss Merry, dan karena aku pake jas item n krudung merah, yang mereka juga pake, aku dikira bagian dari mereka.. Haha....
Disitu kita kenalan. Dia kuliah di salah satu universitas swasta di jakarta sekaligus bekerja di team nya miss Merry. Oh... Beruntungnya aku bisa kenalan sama kenalannya Miss Merry.. Hehe.....
Tak berapa lama, dia undur diri buat kumpul sama temen-temennya. Akupun jadinya sendiri lagi.
Dan disitu mulai banyak orang, tiba-tiba ada seorang pemuda yang duduk di kursi sebangku denganku. Bukan apa-apa ya. Soalnya kursi disitu penuh, dan cuma kursi sampingku yang kosong.
Dia bawa sebuah kotak bentuknya kayak wadah miras gitu, yang biasanya dipakai orang-orang china jaman dulu. Kotak pipih dan ada tutupnya. Karena penasaran, akupun tanya. Dia menyadari rasa penasaranku, dan jawab kalo itu berisi air putih. Oh.... Dalam hati... Baru tau gue..
Kami juga saling bertukar pertanyaan. Dia adalah salah satu supervisor Bank Mandiri yang ada di Tangerang. Dan dia sudah berkali-kali ikut seminarnya Miss Merry Riana. Sedangkan aku agak malu dan jawab aku adalah buruh pabrik biasa dan baru pertama ikut seminarnya Miss Merry. He..
Dia berkata kalo seminarnya Miss Merry itu ngebantu dia banget untuk meningkatkan karirnya. Dia bercerita juga bahkan pernah disuruh jadi pembicara di sebuah seminar dan dibayar 18 juta untuk 2 jam bicara.. Wow.. Dan jujur aku belum percaya sama kata-katanya. He... Karena aku nggak percayaan orangnya..
Tiba di hampir jam 8. Aku sama dia bareng menuju dalem MGK. Di lantai berapa ya aku lupa. Dan benar saja, udah rame banget orang. Yang jualan juga banyak. Tapi bukan jualan kaki lima ya, mereka semua adalah sponsore acara. Ada bakmie mewah juga..
Adalah suatu kehormatan bahwa aku memilih VIP dan duduk di bangku paling depan dan tengah pula. Nggak ada orang yang menghalangi penglihatanku dan bener-bener langsung lihat depan panggung. Dalam hati aku berbisik, bener-bener nggak nyesel udah bayar mahal.
Disitu ada banyak pembicara, dari mulai Coach Tian, Veronica Linardi(pendiri Job.id dan Qerja.com), pendiri MatahariMall, pendiri RuangGuru, dan masih banyak lagi. Serius. Itu adalah seminar termegah yang aku pernah tonton. (Ehm.. Padahal seminar pertama yang di tonton)
Di dalam hall exibition dengan lampu pencahayaan yang bagus dan musik pengiring yang pas.Ditambah lagi miss Merry Riana. Aku sampe mringis keluar air mata saking terharunya. Gemeter pula.. Ya Allah... Bener bener seneng banget. Kata-kata miss Merry semuanya merasuk di dalam hatiku (pada waktu itu. dan sekarang lupa). Untuk tahu gimana kami, bisa searching di google ya. IIC 2017. masuk youtube. dan aku juga keliatan walau sekilas. Pake jas item, krudung merah, celana jeans, dan paling depan dan tengah. Joget-joget. He.. Serius. Soalnya di seminar itu kita juga ada sesi joget joget..
Ada juga beberapa orang sebagai audience yang diundang Miss Merry gratis. Dan disuruh naik ke atas panggung untuk menceritakan perjalanan karirnya. Dan salah satunya ternyata pemuda yang aku temui di depan SevenEleven itu lho. Beliau diundang gratis karena sudah sering menghadiri seminar nya Miss Merry dan progress karirnya sangat melesat. Wow... Oke, sekarang aku percaya, beliau pernah dapat 18 juta dalam 2 jam berbicara... Subhanallah....
Tiba sesi akhir, serius nggak kerasa banget, tapi karena aku masih punya tanggungan bahwa kenyataannya besok harus jadi buruh pabrik lagi, mau nggak mau aku harus balik ke Serang lagi. Demi sesuap nasi. He...
Di sesi akhir, aku lagi-lagi bersyukur banget udah beli tiket VIP. Karena yang untuk VIP saja yang bisa foto bareng sama Miss Merry.
AAAAAAAAAAAAAA................................................. Setelah antri cukup panjang, akhirnya giliranku. Salaman sama Miss Merry, disitu aku berdoa semoga kesuksesannya nular ya Miss. Aamiin... Hehe..
Kalo yang lain cukup diwajibkan foto difotoin dari depan oleh bodyguardnya, lha aku karena tipe orang bandel. Akupun berani beraninya foto berdua tampak wajah aja. Selfie berdua aku yang pegangin hp bo... Puas banget pokoknya. Biar nanti nggak nyesel udah jauh-jauh.
Dan ada awal pasti ada akhir, akhirnya akupun pulang. Sebelumnya ada sesi istirahat juga sih. Saking lapernya, aku beli bakmie mewah 2 porsi, dan nggak tau karena laper apa memang enak, bakmie mewahnya dua porsi abis. Jujur memang enak sih kalo dimakan pas laper. He...
Waktunya pulang, udah mau sore. Aku naik gojek lagi sampe terminal. Nah, sampe terminal di Jakarta, aku laper lagi, beli lah yang namanya bubur ayam. Dan bubur ayamnya enak banget. Nggak tau apa karena aku laper apa memang enak. Haduh... Doyan makan ya? Tapi yang jelas pengen beli lagi tapi nggak kesampaian sampe sekarang. Lalu naik bis sampe terminal pakupatan Serang, sampe Serang jam 11 an malem kalo nggak salah. Soalnya macet juga sih. Terus naik angkot sampe depan pabrik. Dan jalan kaki sampe mess, tau-tau udah jam 12 malem. Untungnya, kerjaku sif malem, jadi paginya bisa dibuat tidur deh. Disitu aku tidur dengan tenangnya sambil mandangin fotoku sama miss Merry. Nggak bisa tidur juga sih soalnya itu semua sudah jadi kenangan.
Beberapa bulan, ada hal yang membuat hp ku harus di service, dan sedihnya sampe sekarang adalah kenyataan bahwa semua foto-foto aku sama miss Merry ilang nggak berbekas. Sediiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih sampe sekarang. Berharap suatu saat bisa menghadiri IIC lagi n foto bareng miss Merry lagi. Aamiin...
Miss, kamu salah satu motivator favoritku sampe sekarang. Dan, aku selalu liat motivasi" mu di IG ataupun fb.... Makasih ya Miss untuk semangatmu ke aku........... Dan sekarang aku udah menemukan pekerjaan yang aku impikan dari dulu Miss. Makasih ya atas doa dan semangatnya..... Love You...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar